Desember 08, 2002

aku tak pernah dengan benar-benar membiarkanmu pergi, sayang! tapi lidah ini kelu, saat harus kukatakan: "diamlah disini selamanya!"
aku hanya bisa mengiringi kepergianmu dengan senyum paling getir, dengan ucapan paling lirih, "selamat menyusuri kembali jalan masalalu!"
"suatu saat, akan kuajak kau ke sana. tempat masa kecilku terkubur!" katamu, sedetik sebelum ucapan selamat tinggal dilantunkan.
sekejap, engkau menjadi titik paling jauh, tak bisa kujangkau lagi.
aku kehilangan kabar tentangmu!!!

BumiAllah, 04 Desember 2002
19:28 pm