Desember 27, 2008

Catatan Akhir Desember

Saya tak tahu kemana tahun akan membawa saya, sebab selalu di akhir desember seperti ini, disaat semua mengumpulkan lalu menanam harapan baru, saya malah bingung tahun depan mau apa? Saya tahu, saya tak bisa kembali ke masa lalu, bahkan beberapa menit yang lalu, saya tak mungkin bisa mengulanginya lagi. Saya seringkali kehilangan arah, kehilangan motivasi, kehilangan banyak hal disaat orang-orang sedang sibuk mempersiapkan diri memasuki tahun yang baru.

Saya memang berbakat menjadi pecundang, tanpa harus berlatih sekalipun. Sungguh, di akhir desember seperti ini, saya selalu merasa benar-benar telah menjadi pecundang bagi hidup saya sendiri.

Baiklah, lupakan tentang si pecundang itu. Saya hanya ingin bertanya; apa harapanmu tahun depan? Dengan bertanya seperti itu, saya berharap bisa melewati pergantian tahun tanpa merasa menjadi manusia paling dungu, karena tak bisa berharap apapun pada hari esok, kelak, tahun baru itu, 2009 itu.