Januari 26, 2003

aku memimpikan pertemuan

aku bermimpi kita bertemu dalam teduh matahari, meski tak lagi saling berkata sayang. semua telah menjadi masa lalu, kini tinggal abu. katamu dalam gemerincing senja.

aku tahu. dulu, kita telah salah menapak jalan. kau pilih jalur kanan, dan aku memilih lajur kiri. kita telah menjadi anakanak logika yang menuhankan kegilaan sendiri. padahal kita telah mengikat kata, mengukir puisi.

sudahlah...
kini aku memimpikan pertemuan yang kedua kali, dengan sebuah perasaan yang hangat, dan melupakan masa lalu. sambut jabat persahabatan ini, kawan!