Juli 23, 2009

Kepada Juli

Juli, di tubuhmu aku menemukan laut
lengkap dengan gelombang dan pasirnya
di matamu aku menemukan matahari dan bulan saling dekap
di jantungmu, waktu melulu berdetak, meledak

Juli, jika malam telah larut, senyap ini akan merayap
dalam gelap, melulu ada yang kalap serupa pembalap
tapi aku dan kamu senantiasa terjaga dalam lelap
ah, tapi begitu cepat jalan-jalan terlewat
dan kamu sebentar lagi berangkat

Juli, kepada siapakah kutitipkan getir ini?
jika dadamu tak lagi menerima segala luka.

0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home