Mei 26, 2006

sebuah siang di persimpangan jalan

siang sekali kita berkemas. mengemas sisa pertempuran semalam
aku terburuburu memasukan luka ke dalam dada
kau tak sempat membuang benci yang berserak di atas meja
sprei yang kusut kita biarkan masai
tasku penuh berisi tangisan
ranselmu telah sarat kemarahan
kita memang sempat sarapan
aku memesan kenangan
dan kau lagilagi memesan tuduhan

kita berjalan cepat
seperti mengejar kereta yang sebentar lagi berangkat
kita memang akan berangkat. kau berjalan sedikit di depanku
ingin aku mengejarmu, namun langkah terasa berat

pada sebuah persimpangan kita saling menatap
kau menghentikan bis menuju keriuhan
aku menyetop taksi mencari alamat kesunyian

kita saling menatap untuk terakhir kali
dan tak pernah ada janji untuk bertemu kembali.

Dipati ukur, 25 Mei 2006

4 Comments:

Anonymous arfah said...

pagi ini
dewadewa tak berpesta.

gimana kawankawan yogya?
dan juga dirimu, tentu?

baebae saja kah?

6:50 PM  
Blogger sireum said...

saya baik-baik saja arfah.
hanya sedikit agak terluka.
tapi tidak berlebihan.
wajar bukan?

jogja?
baiknya kita berdoa dan membantu sebisa kita.

11:43 PM  
Anonymous layungbeureum said...

kalimat apa kabar hanya akan selalu diakhiri kalimat perpisahan .........

3:56 PM  
Anonymous Anonim said...

You have an outstanding good and well structured site. I enjoyed browsing through it South america cheap rates calls gambling keno tip sport book online Isuzu diesel valve clearance Craps free plan table Power of attorney form real estate Chicago sex store toy depakote children http://www.lexus-dealers-8.info/hummer-key-chain.html Rock run furniture goshen indiana 3fweb site development promotion wallgreen drug store application Clifftord car alarm dodge charger rbuy xenical Defective compressors for mitsubishi endeavor Longs drugstore 92075 Muskegon michigan buick dealers Impacts of hiking in the everglades dyson model dc-15 vacuum cleaner

4:05 PM  

Posting Komentar

<< Home