Agustus 29, 2004

semacam igauan

aku berharap, kelak, ketika masa itu tiba, mungkin. karena mungkin juga masa itu tak akan pernah datang. sebab tak ada yang pernah tahu, bagaimana hidup menjerumuskan seseorang dalam takdirnya sendiri. ya, kelak, datanglah kau padaku dalam kejernihan. bukan semata-mata jarak yang terlampau yang menggusurmu untuk singgah di kotaku, tapi pikiran yang sangat rasional, yang akan membawamu padaku.

kelak, saat masa itu datang. katakanlah keinginanmu, mimpimu, dan segala hal yang menurutmu tak pernah kau capai selama hidupmu, dan aku. tentu saja dengan segala kesadaran dan tentu saja harapan, akan berdoa untuk mimpimu itu.

ini untukmu!
iya, untukmu.