Juni 16, 2006

perempuan dilarang memaki!


ada baiknya jika seorang perempuan hendak memaki, dia berpikir ulang lagi. sebab bukan saja permasalahannya akan lebih runyam dibanding makian itu sendiri, tapi juga akan memperburuk keadaan, bahkan menyebabkan kematian. perempuan menjadi tidak ekspresif itu soal lain.

pernah dengar suami membentak istri? tentu reaksi istri bungkam seribu bahasa, lantas setelah itu diam-diam dia menangis di dalam kamar, sendirian. ada juga istri yang melawan dengan membentak balik sang suami, tapi ini biasanya akan berakhir dengan tamparan. sangat menyedihkan!

pernah dengar istri membentak suami? dalam soal ini, mungkin atau bahkan sudah bisa dipastikan, suami akan langsung mengeluarkan talak 3. tapi kalau tidak pun, istri akan lagi-lagi mendapat tamparan. lebih menyedihkan!

jadi bagi anda perempuan. silahkan berpikir ulang sebelum memaki.

3 Comments:

Anonymous layungbeureum said...

kenapa harus memaki? tapi kalaupun mau memakilah tidak ada yang perlu dipendam dan tidak ada larangan untuk tidak memaki, sepenuhnya pribadi kita adalah kebebasan!

3:45 PM  
Blogger sireum said...

terima kasih, layung!
saat ini saya lebih ingin memaki jarak daripada semua yang ada di dunia. saya ingin benar-benar memaki jarak. sampai enyah seluruh kemarahan ini.

11:57 PM  
Anonymous ruslan said...

untung saya mah tara memaki isteri, jadi isteri saya juga kayaknya gak pernah merasa perlu memaki balik :D

12:04 PM  

Posting Komentar

<< Home