sebentar lagi, kekasih!
sebentar lagi, kekasih!
raga ini hanya tinggal rangka,
menyisakan luka tanpa rasa
apa arti hidup yang sesungguhnya?
ketika hari-hari menjadi bom waktu, yang siap meledak kapan saja.
dan kita tak pernah bisa merasakan, sampai dimana bahagia itu ada.
mungkin hidup, tidak menjadi atau dijadikan
iya, tanggal 20 agustus itu sebentar lagi ternyata.
sedang saya masih seperti ini juga.
bersiap-siap melangkah ke tiang gantungan.
dan saat itu, semua orang akan tertawa
atas sebuah kematian konyol dan sia-sia.
anjing!
bunuh saya sekarang juga, tuhan!
hari esok terlalu berat bagi saya.
sebentar lagi, kekasih!
akan aku buktikan,
neraka itu memang panas adanya.
Juli 31, 2005
Juli 20, 2005

sebuah novel terlahir bukan dari melihat sebuah peristiwa saja. sebuah novel kadang terinspirasi dari sebuah gambar atau lukisan. seperti juga seorang kawan, dia mempunyai ide untuk sebuah novel justru setelah menggambar covernya terlebih dahulu. gambar di atas, adalah gambar dari idenya untuk sebuah novel.
melihat gambarnya saja, saya sudah sangat ingin membaca novelnya.
jadi, kita tunggu kawan saya itu untuk segera menyelesaikannya.
Oke, Menong!
Kami akan setia menunggunya.
Iya kan?
Langganan:
Postingan (Atom)
Hutan untuk Masa Depan: Kisah Inspiratif A'ak Abdullah Al-Kudus
Beberapa bulan ke belakang, tepatnya bulan Maret 2023, kawasan hutan Lindung Ranca Upas rusak, hamparan bunga rawa tak bersisa. Kerusakan ka...

-
Cikurai Suatu Ketika 04-06 Juli 2008 Di antara kami belum pernah ada yang sebelumnya ke Cikurai. Gunung yang terletak di kota Garut ini nyat...
-
jejak kita akan tercatat dalam sejarah perjalanan. pada setiap persimpangan jalan akan senantiasa ada yang tertinggal. walau hanya sekadar c...
-
perempuan macam apakah saya? pagi tadi, seperti biasa, saya berangkat ke kampus dengan memakai sandal jepit hitam, celana jeans hitam, dan j...