Potluck, pada Sebuah Sudut
mungkin kau tak pernah tahu
di dadaku ada api yang memercik
menjadi nyala yang berkobar
ada yang terbakar di sana, tapi bukan rasa
mungkin sebuah kata
atau airmata yang menjelma rongsokan kayu
di jalan ini dulu kita pernah menghabiskan berbotolbotol bualan
melemparkan hasrat ke atapatap pertokoan
meski selalu membentur tinggi pagar kecemasan
mungkin kau tak pernah tahu
pada sebuah sudut, aku telah mengulang kembali sebuah upacara
dan aku tak berani masuk pada sunyi yang lain
walau riuh ingatan menyengat begitu kuat
aku menyimpan namamu pada nisan itu
pada gemericik kolam dengan ricik pelan
pada sudut yang kubangun dalam alir waktu
pada perjamuan di akhir bulan.
Potluck, 29 April 2006
Langganan:
Postingan (Atom)
Hutan untuk Masa Depan: Kisah Inspiratif A'ak Abdullah Al-Kudus
Beberapa bulan ke belakang, tepatnya bulan Maret 2023, kawasan hutan Lindung Ranca Upas rusak, hamparan bunga rawa tak bersisa. Kerusakan ka...

-
Cikurai Suatu Ketika 04-06 Juli 2008 Di antara kami belum pernah ada yang sebelumnya ke Cikurai. Gunung yang terletak di kota Garut ini nyat...
-
jejak kita akan tercatat dalam sejarah perjalanan. pada setiap persimpangan jalan akan senantiasa ada yang tertinggal. walau hanya sekadar c...
-
perempuan macam apakah saya? pagi tadi, seperti biasa, saya berangkat ke kampus dengan memakai sandal jepit hitam, celana jeans hitam, dan j...