Selamat Datang 2011, Selamat Tinggal 2010
tak terasa tahun sudah berganti lagi. seperti masih kemarin memasuki kota baru yang sebetulnya sudah lama dikenal. seperti baru kemarin merasakan mual-mual yang teramat sangat, karena ada yang sedang tumbuh dalam rahim. seperti baru kemarin merasakan bagaimana rasanya kau keluar, menangis dan tertawa pada dunia. seperti baru kemarin menyusuri kota-kota, berjalan di dalamnya serupa pelancong. seperti baru kemarin aku menemukanmu.
tapi waktu, dia begitu pandai menipu. seperti terlena, aku begitu saja terseret pada pusaran arusnya yang kuat. lalu tersadar di ujung desember yang hangat.
ya, kini ada kau, nak. kita memasuki tahun yang baru bersama-sama. kita akan sama-sama belajar bagaimana menghadapi hidup. kita akan belajar mengeja kata demi kata dari kehidupan. kita akan selalu belajar dan belajar. dan yang terpenting, kita akan selalu bersama, sampai kelak kau bisa menentukan hidupmu sendiri. nasibmu sendiri.
desember telah pergi. kini kita bersama januari. semoga di tahun ini, kita bisa belajar lebih banyak lagi. agar kita bisa lebih pandai mensyukuri hidup. cepatlah besar, nak. sehatlah selalu. karena aku mencintaimu!
Januari 05, 2011
September 09, 2010
Juli 30, 2010
sebentar lagi, seseorang akan datang pada kami, dia, tentu saja dengan senyum mungilnya atau mungkin tangis pertamanya, akan membawa kami pada sebuah kesadaran, bahwa cinta bukan saja milik kami berdua, tapi menjadi milik kami bertiga.
semakin hari, semakin ada yang lincah bergerak, diam-diam meyakinkan kami, bahwa segalanya akan baik-baik saja. tak perlu ada yang dikhawatirkan atau ditakuti. sebab kehadirannya justru akan membawa kami pada hidup yang lebih indah.
kami kini menunggu detik-detik paling mendebarkan itu...
semakin hari, semakin ada yang lincah bergerak, diam-diam meyakinkan kami, bahwa segalanya akan baik-baik saja. tak perlu ada yang dikhawatirkan atau ditakuti. sebab kehadirannya justru akan membawa kami pada hidup yang lebih indah.
kami kini menunggu detik-detik paling mendebarkan itu...
Mei 02, 2010
hitam putih
lama sekali tak menulis di sini. tak lagi kuingat apa saja yang telah lewat. terlalu banyak peristiwa. terlalu banyak cerita. masa-masa yang panjang tanpa catatan adalah masa-masa bagaimana aku memutuskan mengambil satu pilihan untuk hidupku. kamu.
lalu hari-hari bersamamu tiba-tiba serupa hujan. meluncur begitu saja. namun selalu ada yang tersisa dari hujan. bau tanah. aroma daun. semuanya masih melekat dalam ingatan. dan hari ini, kita memasuki rumah baru, pada halamannya ada lidah buaya, sirih, juga pohon jambu. besok aku ingin menambahkan bunga-bunga aneka warna, agar kita bisa melihat bahwa hidup tidak melulu hitam dan putih saja.
lama sekali tak menulis di sini. tak lagi kuingat apa saja yang telah lewat. terlalu banyak peristiwa. terlalu banyak cerita. masa-masa yang panjang tanpa catatan adalah masa-masa bagaimana aku memutuskan mengambil satu pilihan untuk hidupku. kamu.
lalu hari-hari bersamamu tiba-tiba serupa hujan. meluncur begitu saja. namun selalu ada yang tersisa dari hujan. bau tanah. aroma daun. semuanya masih melekat dalam ingatan. dan hari ini, kita memasuki rumah baru, pada halamannya ada lidah buaya, sirih, juga pohon jambu. besok aku ingin menambahkan bunga-bunga aneka warna, agar kita bisa melihat bahwa hidup tidak melulu hitam dan putih saja.
November 05, 2009
November 04, 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
Hutan untuk Masa Depan: Kisah Inspiratif A'ak Abdullah Al-Kudus
Beberapa bulan ke belakang, tepatnya bulan Maret 2023, kawasan hutan Lindung Ranca Upas rusak, hamparan bunga rawa tak bersisa. Kerusakan ka...
-
Cikurai Suatu Ketika 04-06 Juli 2008 Di antara kami belum pernah ada yang sebelumnya ke Cikurai. Gunung yang terletak di kota Garut ini nyat...
-
Beberapa bulan ke belakang, tepatnya bulan Maret 2023, kawasan hutan Lindung Ranca Upas rusak, hamparan bunga rawa tak bersisa. Kerusakan ka...
-
perempuan macam apakah saya? pagi tadi, seperti biasa, saya berangkat ke kampus dengan memakai sandal jepit hitam, celana jeans hitam, dan j...