Januari 05, 2011

Selamat Datang 2011, Selamat Tinggal 2010

tak terasa tahun sudah berganti lagi. seperti masih kemarin memasuki kota baru yang sebetulnya sudah lama dikenal. seperti baru kemarin merasakan mual-mual yang teramat sangat, karena ada yang sedang tumbuh dalam rahim. seperti baru kemarin merasakan bagaimana rasanya kau keluar, menangis dan tertawa pada dunia. seperti baru kemarin menyusuri kota-kota, berjalan di dalamnya serupa pelancong. seperti baru kemarin aku menemukanmu.

tapi waktu, dia begitu pandai menipu. seperti terlena, aku begitu saja terseret pada pusaran arusnya yang kuat. lalu tersadar di ujung desember yang hangat.

ya, kini ada kau, nak. kita memasuki tahun yang baru bersama-sama. kita akan sama-sama belajar bagaimana menghadapi hidup. kita akan belajar mengeja kata demi kata dari kehidupan. kita akan selalu belajar dan belajar. dan yang terpenting, kita akan selalu bersama, sampai kelak kau bisa menentukan hidupmu sendiri. nasibmu sendiri.

desember telah pergi. kini kita bersama januari. semoga di tahun ini, kita bisa belajar lebih banyak lagi. agar kita bisa lebih pandai mensyukuri hidup. cepatlah besar, nak. sehatlah selalu. karena aku mencintaimu!

September 09, 2010

telah lahir putra kami tercinta

IQBAL FATRIA GUMIWANG

pada hari kamis, pukul 12.55 wib
tanggal 09 September 2010
dengan berat 3,15 kg, tinggi 50 cm.

...semoga menjadi anak yang soleh...

Juli 30, 2010

sebentar lagi, seseorang akan datang pada kami, dia, tentu saja dengan senyum mungilnya atau mungkin tangis pertamanya, akan membawa kami pada sebuah kesadaran, bahwa cinta bukan saja milik kami berdua, tapi menjadi milik kami bertiga.

semakin hari, semakin ada yang lincah bergerak, diam-diam meyakinkan kami, bahwa segalanya akan baik-baik saja. tak perlu ada yang dikhawatirkan atau ditakuti. sebab kehadirannya justru akan membawa kami pada hidup yang lebih indah.

kami kini menunggu detik-detik paling mendebarkan itu...

Mei 02, 2010

hitam putih

lama sekali tak menulis di sini. tak lagi kuingat apa saja yang telah lewat. terlalu banyak peristiwa. terlalu banyak cerita. masa-masa yang panjang tanpa catatan adalah masa-masa bagaimana aku memutuskan mengambil satu pilihan untuk hidupku. kamu.

lalu hari-hari bersamamu tiba-tiba serupa hujan. meluncur begitu saja. namun selalu ada yang tersisa dari hujan. bau tanah. aroma daun. semuanya masih melekat dalam ingatan. dan hari ini, kita memasuki rumah baru, pada halamannya ada lidah buaya, sirih, juga pohon jambu. besok aku ingin menambahkan bunga-bunga aneka warna, agar kita bisa melihat bahwa hidup tidak melulu hitam dan putih saja.

November 05, 2009

catatan 5

suatu hari kau akan menemukanku
ketika matamu terbuka di pagi hari
ketika matahari mulai merayap perlahan
membuka mata dunia

November 04, 2009

catatan 4

suaraku jatuh sebagai hujan di kotamu
membasahi tubuhmu hingga kuyup
lantas pada pertemuan dua sungai itu
kamu akan menemukanku utuh
lalu kita menjadi laut

November 03, 2009

catatan 3

aku menyulam airmata dari benang-benang kerinduan
kelak, akan kau kenakan sebagai mantel
pada cuaca sedingin apapun, kekasihku
mantel itu akan selalu mengantarkan dekapku

Hutan untuk Masa Depan: Kisah Inspiratif A'ak Abdullah Al-Kudus

Beberapa bulan ke belakang, tepatnya bulan Maret 2023, kawasan hutan Lindung Ranca Upas rusak, hamparan bunga rawa tak bersisa. Kerusakan ka...